Manasik Haji di Gedung Wanita Jepara.
Suara Masalikil Huda- Kabupaten Jepara mendapatkan jatah kelompok terbang (kloter) pertama dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2025. Diperkirakan pemberangkatan 1190 jamaah dari kuota 1300 akan dilaksanakan pada 11-13 Mei 2025.
Dalam manasik haji Kabupaten yang dilaksanakan belum lama ini, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Saiful Mujab menyampaikan beberapa kebijakan Pemerintah Indonesia dalam pelaksanaan rukun Islam yang kelima.
“Ada tiga kewajiban negara yang harus dipenuhi terhadap para jamaah haji Indonesia. Pertama layanan, embarkasi serta pembinaan”, ujar Saiful Mujab.
“Jamaah haji asal Kabupaten Jepara nanti akan diberangkatkan dari Bandara Donohudan, Solo, menuju ke Madinah pada gelombang pertama”, sambungnya.
Lebih jauh Saiful Mujab menyampaikan saat berada di Donohudan, calon jamaah haji akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Hal ini bertujuan untuk memastikan kesehatan jemaah haji, mencegah penularan penyakit menular, serta menilai kelayakan terbang jemaah haji.
“Di Donohudan pintu gerbang pertama calon jamaah haji akan diberi layanan satu atap (yantap) berupa pemeriksaan kesehatan, boarding, pembagian gelang identitas haji. Gelang identitas resmi haji ini buatan orang Jepara”, terang Saiful Mujab.
Terpisah, dr. Helmi Kurniawan dari Puskesmas Kecamatan Tahunan saat memberikan materi dalam kegiatan Manasik haji tingkat Kecamatan menghimbau kepada para calon jamaah haji untuk selalu menjaga kesehatan menejelang pemberangkatan haji.
“Jangan mentang-mentang sudah lolos Istitha’ah, trus tidak menjaga kesehatan”, ujar dr. Helmi, Kamis (17/4/2025), saat memberikan materi dalam kegiatan Manasik Haji di Gedung MWCNU Kecamatan Tahunan.
“Jangan lupa, pemeriksaan kesehatan terakhir ada di Donohudan. Pemeriksaan ini untuk menentukan apakah jenengan lolos untuk melakukan perjalanan haji atau tidak”, terangnya.
Lebih jauh dr. Helmi memperingatkan kepada para calon jamaah haji untuk menjaga pola makan karena cek kesehatan berupa tes darah lengkap (HB) ini yang cukup rawan. “Kadar gula, atau HB (hemoglobin) minimal 8. Kurang dari 6 akan ditransfusi ke rumah sakit terdekat”, tandasnya.
Menurut informasi, jumlah calon jamaah haji yang akan diberangkatkan dari Kecamatan Tahunan total 149 orang. Sebanyak 97 ikut Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umroh (KBIHU) Masalikil Huda yang beralamat di RT 05 RW 03 Desa Tahunan, dengan Pembimbing KH. Syifaul Hafidz. (SM)
