Ribuan manusia saat berebut masuk ke makam Rasulullah SAW.
SUARA MASALIKIL HUDA- Lautan manusia berjejal, mengantri masuk ke makam Rasulullullah SAW, di Raudhah yang terletak di kompleks Masjid Nabawi.
Masjid Nabawi merupakan masjid kedua yang dibangun Rasulullah setelah hijrah ke Madinah. Sedangkan Raudhah juga sering disebut sebagai taman surga.
Perjuangan untuk masuk ke Raudhah ternyata tidak mudah. Meskipun pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan platform digital bernama Aplikasi Nusuk, namun antrian booking tempat di Raudhah melalui aplikasi tersebut selalu penuh.
Aplikasi Nusuk pun tidak mudah untuk dioperasikan, terutama untuk para jamaah haji asal Indonesia yang rata-rata sudah berusia lanjut.
Aplikasi Nusuk memang terkesan memudahkan, karena menyediakan fitur canggih untuk ziarah ke Raudhah. Digunakan untuk booking sesuai dengan waktu, tanggal, dan hari di mana para peziarah yang sudah booking tempat harus berada di lokasi tepat waktu. Jam bergeser sedikit maka antrian anda akan hangus.
Namun ada waktu khusus di mana pemerintah Saudi Arabia menyediakan jam tertentu untuk para jamaah haji dapat berziarah ke makam Rasulullah SAW.

Biasanya, Raudhah dibuka untuk umum tanpa melalui aplikasi selepas sholat Subuh di Masjid Nabawi. Ribuan jamaah haji dari seluruh dunia akan mengantri di pintu masuk Raudhah sampai para petugas membukakannya, itupun sesuai dengan gelombang kedatangan antrian.
Antrian untuk masuk ke Raudhah akan bergelombang seiring bubarnya jamaah sholat Subuh dari Masjid Nabawi. Ribuan jamaah haji akan saling berdesakan berebut masuk Raudhah melalui pintu utama.
Ada kemudahan bagi para penyandang disabilitas dan orang tua yang memakai kursi roda. Mereka akan diberi jalur khusus tanpa berdesakan, namun harus tetap antri.
Sampai di depan makam Rasulullah, ada pembatas yang dijaga ketat oleh para petugas makam. Jangan coba-coba melompati pembatas makam untuk dapat sekedar menyentuh pintu makam Nabi. Para petugas akan dengan tegas menghalau dan menghardik para peziarah yang kedapatan melewati garis pembatas.
Mereka juga akan memarahi para peziarah yang kedapatan menangis secara berlebihan saat berada di depan makam.
Doa Salam Ketika Berada di Makam Rasulullah SAW
Salam sejahtera atasmu wahai Rasulullah. Salam sejahtera atasmu wahai al-Amin, pribadi yang terpercaya. Salam sejahtera wahai kekasih Allah. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi baginda adalah hamba-Nya, Rasul-Nya, kepercayaan-Nya, KekasihNya, diantara mahluk-Nya. (SM)
