SUARA MASALIKIL HUDA- Suasana haru dan isak tangis menyelimuti para calon jamaah haji (CJH) asal Jepara saat mengikuti kegiatan ziarah wada’ di depan Raudhoh atau makam Rasulullah SAW di Masjid Nabawi Madinah, Kamis (22/5/2025).
Ziarah wada di Madinah adalah ziarah perpisahan ke makam Nabi Muhammad SAW sebelum meninggalkan kota Madinah, biasanya dilakukan setelah selesai ibadah haji atau umrah.
Para calon jamaah haji yang tergabung dalam KBIHU Masalikil Huda, Tahunan, Jepara ini melakukan salam perpisahan kepada Rasulullah SAW usai jamaah sholat Subuh di Masjid Nabawi, sebelum bertolak ke Mekah.
Sebelumnya para CJH telah menetap di Madinah selama 8 hari. Selama itu pula mereka melakukan ibadah Arbain. Ibadah arbain adalah amalan sholat berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi, Madinah, tanpa ketinggalan takbiratul ihram bersama imam.
Biasanya ibadah Arbain ini dilakukan selama 8 hari (5 waktu sholat x 8 hari), dan dipercaya punya keutamaan besar seperti dibebaskan dari neraka, selamat dari azab, dan dijauhkan dari sifat munafik.
Menurut KH. Sifaul Khafid, pimpinan rombongan CJH Masalikil Huda, mengatakan, sebanyak 97 jamaah siap berangkat ke
Mekah.
“Para jamaah yang siap berangkat ke Mekah nanti akan melakukan miqot di Ber Ali (atau lebih dikenal sebagai Bir Ali)”, ujarnya.
“Ber Ali adalah nama tempat miqat, yaitu titik awal untuk mulai berihram sebelum melaksanakan ibadah haji atau umrah bagi jemaah yang berangkat dari Madinah ke Mekah”, lanjutnya.
“Saya berpesan kepada para jamaah selama di tanah Haromain harus bisa menjaga hati, prilaku dan lisan”, tandas pria yang akrab Kiai Khafid ini. (SM)
